Langsung ke isi
Aftah

Saya membangun sistem yang dipakai pondok setiap hari.

Aftah Hafidz Mazaya, santri MA IT Baitul Qur'an Al Jahra, Magetan. Saya merakit alat, menulis firmware, mengurus server, dan menjaga jaringannya tetap hidup. Mulai ngoprek sejak kelas 6 SD, sekarang pemegang sertifikat MikroTik MTCNA.

Layar yang sama dengan alat absensi di pintu masjid: LCD karakter 20×4.

Alat, firmware, server

Absensi Sholat BQAM

Waktu SMP, absen sholat di masjid masih memakai kertas. Tiap kelas mencentang jurnalnya sendiri, dan ratusan santri berebut di pintu yang sama. Di akhir semester pertama kelas 10, saat ujian di masjid, saya mulai menggambar penggantinya.

Sekarang santri cukup menempelkan kartu di alat yang terpasang di pintu masjid. Alatnya saya rakit dari ESP32, pembaca RFID PN532, layar LCD 20×4, dan RTC supaya jam tetap berjalan walau Wi-Fi putus. Firmware-nya saya tulis dan perbarui dari versi 0.1 sampai 16.1.

Di belakang alat ada server dan dasbor untuk pengurus: jadwal yang mengikuti waktu adzan Magetan, hak akses per peran yang bisa diatur sendiri oleh admin, rekap untuk OSBA, dan portal untuk wali santri. Kartu yang sama juga dipakai untuk meminjam buku di perpustakaan.

Karena alat dan dasbor ini dipakai di setiap waktu sholat, tidak ada perubahan yang langsung masuk ke produksi. Semuanya saya uji dulu di server staging terpisah dengan database sendiri, lalu dirilis lewat satu skrip yang bisa dibatalkan.

Status Oktober 2026. Server dan dasbor berjalan. Alat generasi berikutnya sedang disiapkan. Papan PCB sendiri berbasis ESP32-S3 masih dalam tahap rancangan, tujuannya supaya alat mudah diproduksi dan dirawat.

Server, plugin, cadangan

Perpustakaan BQAM

Sekitar 4.000 eksemplar buku, dan satu kartu yang sama dengan absensi sholat.

Pindah rumah

Saya admin sistem perpustakaan pondok. Oktober 2026 saya memindahkan SLiMS dari shared hosting, yang sering memblokir IP pondok, ke VPS sendiri sekaligus naik ke SLiMS 9.8.0.

Satu kartu

Saya menulis plugin kartu santri, jadi kartu absensi langsung bisa dipakai meminjam buku. Setiap pukul 02.00, data anggota disinkronkan dari sistem absensi. Saat ini 770 kartu sudah terhubung.

Cadangan yang sudah diuji

Database dan berkas dicadangkan otomatis ke Google Drive dalam bentuk terenkripsi. Pemulihannya sudah saya coba sampai data cocok dengan yang asli, bukan sekadar dijadwalkan.

Buka katalog Perpustakaan BQAM perpustakaanbqam.com

Lebih kecil, tetap dipakai

Karya lain

Infrastruktur

Homelab dan jaringan

Server absensi tidak berjalan di ruang server pondok, tapi di homelab di rumah. Karena itu saya mengelolanya seperti jaringan kecil sungguhan.

Virtualisasi
Proxmox di Dell PowerEdge R730. Server absensi, server uji, dan layanan lain berjalan sebagai VM dan container terpisah.
Routing
MikroTik CHR sebagai hub VPN, dengan OSPF yang menyambungkan jaringan rumah, pondok, dan router masjid.
Pemantauan
LibreNMS memantau perangkat lewat SNMP.
Akses publik
Layanan dibuka lewat Cloudflare Tunnel, bukan port forwarding. Setiap panel admin dijaga Cloudflare Access.
Sertifikasi
MTCNA, MikroTik Certified Network Associate.
Gambaran jaringan Homelab di rumah dan jaringan pondok tersambung lewat hub VPN MikroTik CHR dengan OSPF. Alat absensi di masjid ada di jaringan pondok. Layanan publik keluar lewat Cloudflare Tunnel dari homelab. Cloudflare Tunnel CHR + OSPF Homelab Proxmox Pondok router masjid ALAT ABSENSI
Gambaran yang disederhanakan, tanpa alamat dan port.

Riwayat

  1. Kelas 6 SD

    Mulai ngoprek komputer dan jaringan.

  2. Kelas 9

    Finalis Inotek Award tingkat kabupaten bersama tim, dengan proyek Latabaquma.

  3. Kelas 10

    Ide absensi sholat muncul saat ujian di masjid.

  4. 2026

    Kas Angkatan Insversa dipakai angkatan.

  5. Sep 2026

    Dasbor absensi generasi baru dirilis, lengkap dengan server staging.

  6. Okt 2026

    Perpustakaan pindah ke VPS dan tersambung ke kartu absensi.

  7. Okt 2026

    Tartila 0.3 dirilis untuk Windows.

  8. Okt 2026

    Halaman ini terbit.

Mau tanya soal alat absensi, SLiMS, atau jaringan?